Kamis, 23 November 2017

Selamat Ulang Tahun !



  Tidak terasa umur saya sudah bertambah. Tentunya, dalam setahun kedepan, keinginan saya mudah, yaitu : menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Tentunya untuk menjadi lebih baik, saya harus melakukan perubahan - perubahan, tidak terkecuali, blog saya.
  Dalam hal ini, saya ingin mengatakan bahwa beberapa media sosial yang saya miliki akunnya sudah saya non-aktifkan. Contohnya : ask.fm dan tumblr. Untuk blog, akan saya fokuskan ke blogger.com dan untuk bincang - bincang bisa melalui e-mail saya atau melalui akun media sosial saya yang masih aktif.
  Dalam blogger sendiri, saya melalukan beberapa perubahan. Di cynzgreen.blogspot.com yang dulunya  berisi postingan projek 'post seminggu sekali' dengan kualitas postingan yang kurang begitu baik, akan saya ubah fungsinya menjadi blog khusus untuk karya seni saya. 
  Untuk cynzchology.blogspot.com, blog ini akan tetap fungsinya. Postingan dari blog ini akan berisi kutipan - kutipan dari tokoh terkenal, dan kutipan Alkitab yang semoga saja, walau hanya satu dua kalimat tetapi dapat memberi inspirasi kepada pembacanya, termasuk saya sendiri.
  Untuk blog kertaspenadanpensil.blogspot.com, fungsi dari blog ini akan tetap sama, yaitu untuk tujuan berbagi materi belajar. Dulunya, saya membuat blog yang berjudul medicynz yang terfokus pada materi belajar di pendidikan dokter, tetapi kemudian saya menghapus blog tersebut dan menggabungkan konsep dari blog tersebut di blog 'kertaspenadanpesil' yang tujuannya sama. Jadi, 'medicynz' akan menjadi salah satu 'label' dalam blog tersebut.
  Yang terakhir, yang tidak lain adalah blog ini sendiri, saya akan lebih memfokuskan blog ini untuk menuangkan apa yang ada dipikiran saya, misalnya opini, pengalaman pribadi yang bisa saya bagikan untuk dipelajari bersama, berbagi cerita tentang hobi, dan lain - lain. Arti kata lainnya, ya, sebagai blog personal. Dulunya, saya memisahkan tulisan saya yang berbahasa Indonesia  dan berbahasa Inggirs (meskipun tulisan yang dalam bahasa Inggris sangat sedikit). Tetapi, karena konsep dari kedua blog tersebut sama, yaitu blog personal, maka saya menghapus salah satu dan memakai blog ini sebagai blog yang tetap. Maka dari itu, kemungkinan akan ada beberapa tulisan yang saya tulis dalam bahasa Inggris dengan tujuan selain berbagi juga menjadi media belajar bagi saya sendiri untuk menulis dalam bahasa Inggris.
  Sekian dulu tulisan dari saya kali ini. Sampai jumpa di tulisan yang berikutnya.... :)

Sabtu, 21 Oktober 2017

Write Wrote Written #1 -- A Great Book Review

It was written by Rayi Noormega. She wrote the review in the very nice way that made me, as a reader, became curious about the book. The book title is ‘When Breath Becomes Air’. If you curious about what she was written, you can check it by clicking this link : http://www.thejakartapost.com/life/2017/09/29/book-review-understanding-death-through-irony-in-when-breath-becomes-air.html.

The 2 strong sentences, which makes me reflect myself on the day I read this post, were :

1. What is the meaning of a successful life when you only have two years left to breathe? 
2. What really matters in our life ?

And, I start to answer those questions.

Kamis, 21 September 2017

Live the 'Let-Go' Life

Halo :)

Saya ingin berbagi cerita. Semoga teman - teman pembaca juga dapat belajar sesuatu dari pengalaman saya.

Beberapa waktu yang lalu, saya sedang chatting dengan salah seorang kakak kelas saya, Ko Efan. Berawal dari bertanya tentang bahan belajar untuk di blok yang sedang saya jalani, dan kemudian dia berbagi pengalamannya ketika belajar di Singapura. Hingga, sampai di pembicaraan tentang kehidupan yang menurut saya lebih mendalam.

Ya, tentang : Live the 'Let-Go' life.

Kalimat yang juga mengena di diri saya adalah ketika dia menulis :
' You can make your plans. But, bring them to Him and let them be acording to His plans. '

Saya pun merefleksikan apa yang saya alami di hari itu sampai diri saya tergerak untuk me-chat Ko Efan. Tuhan mengarahkan saya untuk mendapat suatu hal yang dapat saya renungi di hari itu.  Saya kembali membuka catatan kecil harian saya dan mengingat kembali apa yang telah saya alami sampai hari ini.

Tidak jarang saya bingung dan bertanya di dalam doa saya tentang rencana yang telah saya buat dan saya lakukan dengan sepenuh hati, tetapi hasilnya berbeda dengan apa yang saya harapkan. Tetapi, kembali dengan yang tertulis di atas, Tuhan punya sesuatu yang terindah untuk kita.

Tetapi, tentunya saya manusia biasa yang bisa lupa tentang pelajaran kehidupan yang sebenarnya sudah di dapat sebelumnya. Ya, saya masih membutuhkan orangtua, abang, dan yang lainnya, salah satunya melalui teman seperti Ko Efan, untuk kembali mengingat tentang pelajaran kehidupan tersebut. 

Dan begitulah indahnya cara Tuhan bekerja.

Terima kasih. Semoga teman - teman pembaca bisa mendapatkan sesuatu hal yang positif dari tulisan saya ini.

Sampai jumpa ditulisan berikutnya... :)

Sabtu, 06 Mei 2017

Pelajaran Berharga

Halo teman - teman !

Jumpa lagi di blog saya yang ini. Memang, ini saya khususkan untuk topik - topik yang agak 'dalam' dan 'serius'. ( berbeda dengan blog cynzgreen yang lebih kepada hiburan ).

Tanggal 4 Mei 2017 kemarin, saya memutuskan untuk menonton acara Hitam Putih untuk menemani makan malam saya di kos. Tema hari ini yang dibawakan acara tersebut sangat bagus. Bagi teman - teman pembaca blog saya yang sedang mempunyai waktu luang, dan belum menonton acara Hitam Putih pada tanggal 4 Mei tersebut, mungkin waktu kosong tersebut bisa diisi dengan menonton edisi tersebut ( di youtube ).

Pelajaran yang sangat indah yang saya dapatkan adalah :

- Seorang anak dan ibu saling menyemangati dan saling membahagiakan satu sama lain. 
- Seorang anak dengan keterbatasan fisik tetap semangat untuk belajar demi membahagiakan ibunya.
- Seorang ibu yang luar biasa, yang melakukan sesuatu demi anaknya dengan sangat ikhlas.

Menonton ini, saya jadi teringat dengan... rumah. Di mana ada Mama dan Papa. Saya pun juga jadi rindu sama abang saya.

Satu lagi pelajaran yang saya dapatkan adalah :

Harus banyak - banyak bersyukur dan mengucap terima kasih pada Tuhan atas hidup yang diberikanNya kepada saya.

:)

Kamis, 08 September 2016

Tentang 'Menyapa'

Halo semua :)

Mau berbagi cerita sedikit nih...
Beberapa minggu yang lalu, aku ada kesempatan untuk online Facebook. Aku mencoba untuk mennyapa beberapa teman yang sedang online.

Hasilnya ?

Sebagian besar dari mereka menyapa saya balik. Beberapa dalam chat yang cukup panjang dan seru, sementara beberapa lagi chat yang cukup singkat. Tidak disangka, waktu berjalan dengan sangat cepat. Teknologi komunikasi yang ada pun juga semakin canggih.

Teknologi komunikasi yang sekarang semakin mempermudah kita untuk saling menyapa, untuk saling berkomunikasi lagi. Indahnya ketika kita bisa menyapa dan bertukar cerita serta pengalaman yang kita dapat.

Dari sini saya juga semakin yakin, walau tidak sedikit orang - orang yang beropini bahwa teknologi komunikasi sekarang ini berdampak negatif, tetapi toh nyatanya juga ada dampak positifnya. Contohnya ya ini, digunakan untuk menyapa :)

Menyapa adalah hal yang simple yang sangat indah untuk dilakukan.

Tulisan yang tertulis :

" Hai, apa kabar ? "

bisa jadi berdampak besar bagi orang yang menerimanya.

Saya juga belajar, bahwa saya harus memilah - milah di jadwal saya mana yang menjadi prioritas utama untuk dikerjakan. Tetapi, jika ada waktu lowong / waktu break, saya mengusahakan untuk menulis, mebaca berita, dan lain - lain, salah satunya adalah menyapa teman - teman :)

Ok, mungkin tulisan ini kurang teratur dari segi organisasi sebuah tulisan.

Intinya :

" Jika ada waktu untuk menyapa, sapalah. Menyapa itu murah ( bahkan bisa dibilang gratis untuk saat ini ) dan mudah. Apalagi, kita juga tidak tahu berapa lama umur kita yang tersisa di dunia ini. Selagi bisa menyapa, sapalah. "

Jumat, 01 Juli 2016

AADC 2 dan Finding 'Dory'

Mungkin ketika post ini dipublikasikan, film-nya sudah diputar di bioskop beberapa hari yang lalu ( atau bahkan sudah tidak tayang lagi dibioskop )

Meskipun begitu, aku mau bilang kalau kedua film ini sangat bagus. Keduanya dapat 4 dari 5 bintang dari aku.

 
Pictures were taken from Google.com

Faktanya, AADC 2 adalah film pertama yang aku tonton pada tanggal premier film-nya. Antrian tiketnya panjang. Antusiasme masyarakat sangat hebat untuk film ini. Aku tidak menyesal antri cukup lama karena film-nya sangat romantis  ( ya, salah satu genre favoritku adalah drama-romantis ). 
Meskipun cerita akhirnya sebenarnya bisa ketebak, tapi hebatnya film ini membuat aku punya alternative ending saat menontonnya. Juga, yang aku suka dari film ini adalah menampilkan keindahan alam Indonesia beserta tempat wisatanya, khususnya yang berada di kota Yogyakarta. Tak hanya itu, beberapa tempat makan yang khas yang bisa dicoba di kota pelajar itu juga ditampilkan. 

Aku nggak bisa cerita banyak soal cerita film-nya itu sendiri karena mana tahu ada yang belum menonton film ini dan tidak mau di spoiler.

Hal yang bisa, saya pribadi, pelajari dari film AADC 2 ini adalah :

1. Bagaimana pun masa lalu sahabatmu ( selama dia tidak melukai / menjahatimu ). Dia tetaplah sahabatmu. [ Ya, logikanya, mana ada orang yang dibilang sahabat kalau jahat sama sahabatnya sendiri... hmmm... ).

2.  Ketika Karmen dan Cinta ada clash sedikit, dan kemudian baikan, di sini saya juga belajar betapa pentingnya kedewasaan dalam mengontrol emosi dan saling memaafkan.

3.  Indonesia. Negeri penuh keindahan alam yang sepatutnya kita, sebagai warga berusaha untuk menjaganya. Tidak perlu gerakan yang sangat besar, yang penting, mulailah dari hal yang paling simple terlebih dahulu ( e.g buang sampah pada tempatnya )

4.  Kalau cinta, jangan gengsi. Kalau cinta usahalah. Kalau dianya gak cinta, lepaskanlah.

Maju terus per-film-an Indonesia :D

Ok, kita lanjut ke film Finding Dory.

Seperti biasa, film kartun dari Disney dan Pixar sangat bagus. Apalagi film ini film keluarga banget. Semua umur bisa tonton... ( Saya saja yang sudah kepala dua dan masih jomblo ini aja masih kegirangan kayak anak kecil pas nonton film ini. Belum lagi, aku dikelilingi sama anak - anak kecil saat menontonnya...----> #merasamuda kembali #tersipumalu )

Untuk Ending-nya... ketebak dan mengharukan :')

Hal yang bisa saya pelajari dari film ini adalah...

1. Orangtua adalah malaikat kita selama di dunia ini :')
2. Kita bisa kalau kita mau berusaha.
3. Orang - orang yang sayang dan baik sama kita adalah yang percaya pada diri kita, menerima kita apa adanya, dan melindungi kita....

kalau mau tau ceritanya, silakan nonton sendiri. Bagus. Dijamin nggak nyesal :D

Ok, deh... sekian dulu ya...  Teman - teman semua :D

Rabu, 27 April 2016

Trotoar... Oh... Trotoar

Tulisan kali berkenaan dengan fasilitas umum yang memang sering aku gunakan.

Trotoar.

Trotoar adalah tepi jalan besar yg sedikit lebih tinggi dp jalan tsb, tempat orang berjalan kaki

Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/trotoar
KamusBahasaIndonesia.org

Balik ke masa lalu sedikit dulu.

Dulu di Pekanbaru, saya memang agak jarang menggunakan trotoar karena saya tinggal bersama orang tua, yang mana fasilitas kendaraan ya, bisa dibilang sangat memadai. Tetapi, saya juga pernah berjalan kaki. Jalan kaki sebenarnya asik buat saya karena semacam terapi stress. Saya mearasa nyaman saat berjalan. Tetapi, dulu di ketika di Pekanbaru, lebih tepatnya di Rumbai, saya dilarang mama saya untuk berjalan sendirian menuju ke sekolah saya karena mama saya khawatir akan terjadi bahaya pada saya. Dijelaskan sedikit dulu, ketika di Rumbai, saya tinggal di kompleks rumah yang memang benar - benar dikelilingi hutan asli. Ya, ASLI ! Ada ular, ada monyet yang besar - besar, ada biawak, ada tarantula, ada apa lagi ya ? Intinya hutan beneran deh... Karena alasan ini, saya mengerti mengapa mama saya khawatir jika saya berjalan sendirian.

Jika hutan tersebut tidak ada, trotoar di kompleks rumah saya sangatlah nyaman, memadai. Trotoar ya memang untuk tempat orang berjalan kaki. Trotoarnya terbilang bersih, batasnya jelas dan tidak berlubang. Pokoknya, trotoar yang paling top sejauh ini yang pernah saya jumpai di Indonesia...  :)

Setelah lulus SMA, saya kuliah di Jakarta. Karena kampus cukup dekat dengan kost, 'jalan kaki' adalah kendaraan utama saya. Sayangnya, di sini saya menemukan beberapa hal yang mungkin menjadi pembelajaran kita juga untuk belajar dan kemudian bisa membenahi :)

Pengalaman yang paling saya kurang suka ketika berjalan dari kost - kampus - kost adalah ketika motor melintas di trotoar. Ya, Motor. yang membuat saya menggeleng - gelengkan kepala adalah ketika saya berjalan dengan tempo jalan kaki yang terbilang cukup cepat, tetapi, sepeda motor yang berjalan di belakang saya berkali - kali mengklakson saya supaya saya minggir dari trotoar tersebut. Ya, itu realita yang terjadi. Terkadang saya sedikit iseng untuk tetap berjalan pada jalan saya. Namun, mengingat saya pernah dipukul sama pengemis di jalan secara tiba - tiba ( cerita tentang di pukul pengemis bisa di klik di sini ), saya memilih mengalah demi menyelamatkan diri saya, karena orang tua saya tentu ingin anaknya pulang kembali dengan keadaan sehat.

Yang lebih membahayakan adalah ketika motor melintas berlawanan arah di trotoar. Seramnya, kalau trotoar yang kecil dan kita tidak bisa mengindar. Menggeleng - geleng kepala lagi ketika motor tersebut melaku dengan kecepatan yang cepat.. Untung saja trotoar cukup luas ya, meskipun dipinggirnya ada selokan besar yang tidak diberi pagar. Untungnya, saya masih selamat. Yang semakin mempersempit ruang untuk berjalan adalah ketika pedagang kaki lima yang mulai berjualan di sepanjang trotoar. Hm...

Pindah kuliah, pindah kota. Semoga ini menjadi pembelajaran untuk kita semua juga.
Karena trotoar dari kost ke kampus saya terbilang cukup kecil, kejadian motor melinas di trotoar bisa dibilang tidak ada. Tetapi, masih ada lubang dan juga bau yang kurang sedap disebabkan pembuangan hasil dari pedagang kaki lima yang berjualan di atasnya ketika sore - malam hari.
Hal yang membuat sulit adalah ketika pedagang kaki lima mulai berjualan di trotoar yang membuat seluruh trotoar terpakai  ( dalam ukuran lebar ). Mau tidak mau, ketika saya berjalan, saya harus berjalan di jalan ( bahkan bisa sampai di tengah jalan karena motor yang berparkiran utnuk menyantap hidangan pedagang kaki lima tersebut. Yang membuat saya bingung, ketika ada motor yang melintas dipinggir saya, meneriaki saya dengan ucapan, " JANGAN JALAN DI JALAN DONG ! ". Uhm.. memang motor tersebut tidak salah. Tetapi, jika pengendara motor tersebut jeli melihat, seluruh trotoar yang saya lintasi telah penuh dengan pedagang kaki lima serta di'perparah' dengan kendaraan yang parkir dipinggir jalan.

Saya berharap, semoga ada solusi untuk permasalahan ini. Terima kasih :D

Untuk sementara sekain dulu. Semoga ada perbaikan ke depannya dan menjadi pembejalaran bagi kita semua. :)

- Cynthia N. ' 2016 -